Minggu, 12 Oktober 2014
08.33
Unknown
Group by dan Aggregate Function
Dalam menjalankan sebuah query untuk melakukan pengelompokkan data dapat menggunakan Fungsi Group by dan di ikuti oleh fungsi aggregate.
- Group by : digunakan untuk menampilkan atau memilih sekumpulan data berdasarkan kelompok data tertentu.
- Pengelompokkannya biasanya di sertai oleh aggregat function
- Dalam implementasinya aggregat function harus di ikuti oleh Group by bila terdapat field
lain yang dijadikan kriteria pengelompokkan
- Aggregate Function : Min(), Max(), Avg(), Sum(), Count()
A. Min () : fungsi Min digunakan untuk mencari nilai minimum dari sekumpulan data yang ada
B. Max () : fungsi Min digunakan untuk mencari nilai maksimum dari sekumpulan data yang ada
C. Avg () : fungsi AVG digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data yang ada
D. Sum () : fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan nilai dari sekumpulan data yang ada
F. COUNT () : fungsi Count digunakan untuk mencari cacah atau banyaknya data
2. Pengurutan Data ( Order By)
Order By digunakan untuk mengurutkan data berdasarkan field tertentu
3. Kriteria Data
A. HAVING
Menyeleksi data berdasarkan kriteria tertentu, dimana kriteria berdasarkan berupa fungsi aggregat
Tampilkan kode customer yang mempunyai cacah pembelian = 4
B. Where
Kondisi Where, digunakan untuk melakukan pemilihan/seleksi data. Penggunaannya dilakukan setelah kata where, dan di ikuti oleh :
- Comparison ( = , <> , < , > , >= , <= ),
- berfungsi untuk membandingkan dua nilai
- tipe data yang seharusnya dibandingkan harus sesuai
- hasil yang diperoleh dari operasi comparison ini berupa nilai logik
Contoh :
a. Tampilkan kode barang dan kode suplier yang mempunyai jumlah pasok 2
b. Tampilkan kode barang dan kode suplier yang jumlah pasoknya kurang atau sama dengan 5
- Between,
Pada prinsipnya between digunakan untuk membandingkan / untuk mengecek apakah suatu nilai dalam range atau nilai tertentu
Contoh : Tampilkan kode barang dan kode customer yang jumlah pasoknya antara 4 dan 15 ( 4 dan 15 termasuk didalamnya )
- In,
Digunakan untuk melakukan pengecekan apakah suatu nilai terdapat suatu himpunan tertentu
Contoh : Tampilkan kode barang dan kode suplier yang jumlah pasoknya 2,8,12
- Like / Not Like
Digunakan untuk membandingkan data dengan pola tertentu
Contoh :
a. Tampilkan customer yang mempunyai kata "CIM" pada alamatnya ( pada alamat customer terdapat kata "CIM" )
b. Tampilkan customer yang mempunyai kata selain "CIM" pada alamatnya
LATIHAN
1. Tampilkan jumlah nilai minimum per matakuliah
2. Tampilkan nilai maksimum dari semua data pada tabel NILAI
3. Tampilkan nim dan kode mata kuliah yang mempunyai nilai 90
4. Tampilkan nim dan kode mata kuliah yang mempunyai nilai kurang dari 90
5. Tampilkan data mahasiswa yang dari kota berakhir "KARTA"
Minggu, 05 Oktober 2014
17.01
Unknown
Latihan 1
Dari pertemuan sebelumnya sudah terdapat table mahasiswa , sekarang input data sesuai ketentuan dari materi
Dari pertemuan sebelumnya sudah terdapat table mahasiswa , sekarang input data sesuai ketentuan dari materi
Gb 1 untuk menambahkan isi data
Gb 2 Output dari insert data
Gb 3 Menunjukan Update data dan Delete
Latihan 2
Buat tabel matakuliah, Input tabel matakuliah, serta hasil outputdari tabel tersebut
Buat tabel matakuliah, Input tabel matakuliah, serta hasil outputdari tabel tersebut
Gb 5 Tabel Matakuliah sudah berurut sesuai kode_mk terkecil
Latihan 3
Buat Table Nilai
Buat Table Nilai
Gb 6 Membuat tabel nilai
Output :
Latihan 4
1. Tampilkan Seluruh data Pada tabel Mahasiswa
2. Tampilkan NIM, Nama, Nama_MK Mahasiswa yang nilainya lebih dari 65
Minggu, 28 September 2014
19.22
Unknown
DML (Data Manipulation Language)
Merupakan bahasa basis data yang berguna untuk melakukan modifikasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Berbagai macam modifikasi tersebut terdiri dari:
1. INSERT
berfungsi untuk meyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel.
contoh :
INSERT INTO nama_tabel [(field ke-1,…,field ke-n)]
VALUES (nilai_field_ke-1, …,nilai_field_ke-n) ;
2. SELECT
berfungsi untuk mengambil data atau menampilkan data dari satu tabel atau beberapa dalam relasi
contoh:
SELECT nama_field
FROM nama_tabel
[WHERE kondisi]
3. UPDATE
berfungsi untuk memperbarui data lama menjadi data terkini.
contoh:
UPDATE nama_tabel
SET nama_field = data_baru
WHERE nama_field = data_lama;
4. DELETE
berfungsi untuk menghapus data dari tabel.
contoh:
DELETE FROM nama_tabel
[WHERE <condition> ];
Data Control Language ( DCL)
Merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pengaturan hak akses user, baik terhadap server, database, table maupun field. Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain :
1. GRAND
berfungsi untuk memberikan hak/izin akses olehadministrator (pemilik utama) server kepada user. Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil(SELECT), menghapus(DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya.
contoh:
GRANT priviliges ON tbname TO user;
2. REVOKE
berfungsi untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator.
contoh:
REVOKE priviligesON tbname FROM user;
3. COMMIT
berfungsi untuk menyetujui suatu transaksi/ akhir transaksi sukses. Menyetujui segala perubahan ke basis data secara permanen.
contoh:
-> ROLLBACK : Akhir transaksi gagal (pembatalan transaksi)
-> SAVEPOINT (PADA ORACLE) : Penandaan suatu transaksi SAVEPOINT save_pointname;
LATIHAN
>> Buatlah tabel mahasiswa dengan field :
1. nim char(10),
2. nama varchar (15),
3. alamat varchar (20),
4. kota varchar (15),
field nim merupakan suatu primary key dari tabel mahasiswa ini.
>> Tambahkan field kodepos pada tabel mahasiswa dengan tipe data char
>> Ubah tipe data pada kolom kodepos menjadi varchar2
Langkah-langkah :
1. Buat tabel dengan ketentuan yang sudah ada :
2.Tambahkan field kodepos pada tabel mahasiswa dengan tipe data char dengan menggunakan perintah ALTER TABLE (ADD)
3.Ubah tipe data pada kolom kodepos menjadi varchar2 dengan menggunakan ALTER TABLE untuk MODIFY
4. Untuk memastikan hasil sesuai dengan perintah ,
Lihat pada Home > Object Browser > tabel mahasiswa
Merupakan bahasa basis data yang berguna untuk melakukan modifikasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Berbagai macam modifikasi tersebut terdiri dari:
1. INSERT
berfungsi untuk meyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel.
contoh :
INSERT INTO nama_tabel [(field ke-1,…,field ke-n)]
VALUES (nilai_field_ke-1, …,nilai_field_ke-n) ;
2. SELECT
berfungsi untuk mengambil data atau menampilkan data dari satu tabel atau beberapa dalam relasi
contoh:
SELECT nama_field
FROM nama_tabel
[WHERE kondisi]
3. UPDATE
berfungsi untuk memperbarui data lama menjadi data terkini.
contoh:
UPDATE nama_tabel
SET nama_field = data_baru
WHERE nama_field = data_lama;
4. DELETE
berfungsi untuk menghapus data dari tabel.
contoh:
DELETE FROM nama_tabel
[WHERE <condition> ];
Data Control Language ( DCL)
Merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pengaturan hak akses user, baik terhadap server, database, table maupun field. Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain :
1. GRAND
berfungsi untuk memberikan hak/izin akses olehadministrator (pemilik utama) server kepada user. Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil(SELECT), menghapus(DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya.
contoh:
GRANT priviliges ON tbname TO user;
2. REVOKE
berfungsi untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator.
contoh:
REVOKE priviligesON tbname FROM user;
3. COMMIT
berfungsi untuk menyetujui suatu transaksi/ akhir transaksi sukses. Menyetujui segala perubahan ke basis data secara permanen.
contoh:
-> ROLLBACK : Akhir transaksi gagal (pembatalan transaksi)
-> SAVEPOINT (PADA ORACLE) : Penandaan suatu transaksi SAVEPOINT save_pointname;
LATIHAN
>> Buatlah tabel mahasiswa dengan field :
1. nim char(10),
2. nama varchar (15),
3. alamat varchar (20),
4. kota varchar (15),
field nim merupakan suatu primary key dari tabel mahasiswa ini.
>> Tambahkan field kodepos pada tabel mahasiswa dengan tipe data char
>> Ubah tipe data pada kolom kodepos menjadi varchar2
Langkah-langkah :
1. Buat tabel dengan ketentuan yang sudah ada :
2.Tambahkan field kodepos pada tabel mahasiswa dengan tipe data char dengan menggunakan perintah ALTER TABLE (ADD)
3.Ubah tipe data pada kolom kodepos menjadi varchar2 dengan menggunakan ALTER TABLE untuk MODIFY
4. Untuk memastikan hasil sesuai dengan perintah ,
Lihat pada Home > Object Browser > tabel mahasiswa
Kamis, 25 September 2014
18.08
Unknown

JAWABAN SOAL SLIDE 1
1. Pengertian Database
Database atau basis data adalah
kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat
diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk
menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa
tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis
data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis
data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis
data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar
data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit.
2. Pengertian Atribut, Recod, & Entitas:
Field / Atribut adalah data
terkecil yang memiliki makna. Istilah lain untuk field yaitu elemen data, kolom
item, dan atribut. Contoh field yaitu nama seseorang, jumlah barang yang
dibeli, dan tanggal lahir seseorang.
Record/Tuple merupakan baris
pada sebuah relasi atau kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan
menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili
satu data atau informasi tentang seseorang, Record/Tuple (Tupel) merupakan
suatu baris dari suatu relasi.
Entitas (entity)
adalah sebuah objek yang keberadaannya
dapat dibedakan terhadap objek lain. Entitas dapat berupa orang, benda,
tempat, kejadian, konsep . Sebuah entitas memiliki sejumlah atribut . Contoh :
mahasiswa memiliki nama dan alamat .
3. Komponen Sistem Database:
Data, disimpan secara terintegrasi, artinya basis
data merupakan gabungan dari berbagai macam file aplikasi yang berbeda yang
disusun dengan menghilangkan bagian-bagian yang rangkap. Sebagai alat
penghubung digunakan kunci (key). Dipakai secara bersama-sama, artinya
masing-masing bagian dari suatu data dapat digunakan atau diakses bersama-sama
dalam waktu yang bersamaan oleh pemakai untuk aplikasi yang berbeda.
Perangkat Keras, mencakup peralatan atau perangkat
computer yang digunakan untuk pengelolaan sistem basis data.
Perangkat Lunak, Sebagai penghubung antara pengguna
dan basis data.
Pengguna (System Engineer, Admin, Programmer, User
Akhir)
4. Perbedaan File Manajemen Profesional Dengan File
Manajemen Database:
File Manajemen Tradisional : 1.
Program Oriented
2. Kaku
3. Adanya erangkapan data
Kelemahan File Manajemen Tradisional :
1. Timbulnya data rangkap dan ketidak konsistenan
2. Data tidak dapat digunakan bersama-sama
3. Kesukaran dalam peng-aksesan data
4. Tidak Fleksibel
5. Data tidak
standar
File Manajemen Database :
1. Data Oriented
2. Luwes
3. Terkontrolnya kerangkapan data
File Manajemen Database :
1. Storage yang digunakan besar
2. Dibutuhkan
tenaga spesialis
3. Softwarenya
mahal
4. Kerusakan pada sistem database
dapat mempengaruhi departeman lain yang
terkait.
5. Pengertian DBMS:
Database Manajement System (DBMS) merupakan
software yang digunakan untuk membangun sebuah sistem basis data yang berbasis
komputerisasi. DBMS membantu dalam pemeliharaan dan pengolahan kumpulan data
dalam jumlah besar. Sehingga dengan menggunakan DBMS tidak menimbulkan
kekacauan dan dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan. DBMS
merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data. Untuk merinteraksi dengan
DBMS (basis data) menggunakan bahasa basis data yang telah ditentukan oleh
perusahaan DBMS. Bahasa basis data biasanya terdiri atas perintah-perintah yang
di formulasikan sehingga perintah tersebut akan diproses olah DBMS.
6. Macam-macam Bahasa Yang Dikenal Dalam DBMS:
Data Definition Language (DDL). DDL digunakan untuk
menggambarkan desain basis data secara keseluruhan. DDL digunakan untuk membuat
tabel baru, menuat indeks, ataupun mengubah tabel. Hasil kompilasi DDL disimpan
di kamus data.
Data Manipulation Language (DML). DML digunakan
untuk melakukan menipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data seperti
penambahan data baru ke dalam basis data, menghapus data dari suatu basis data
dan pengubahan data di suatu basis data
DCL atau Data Control Language merupakan
perintah SQL yang berhubungan dengan pengaturan hak akses user MySQL, baik
terhadap server, database, tabel maupun field.
Langganan:
Postingan (Atom)
RSS Feed
Twitter















